Bagian-Bagian Helm, Nama, dan Kegunaannya

Bagian-Bagian Helm, Nama, dan Kegunaannya

Setiap pengendara motor harus melengkapi diri dengan helm setiap berkendara. Alat pelindung kepala yang satu ini selain dipakai untuk keselamatan beberapa orang juga ada yang dipakai untuk bergaya. Namun setiap komponen yang ada di helm ternyata memiliki nama dan fungsinya masing-masing. Hampir sebagian dari kita tidak menyadari tentang fungsi dari setiap bagian tersebut.

Bagian-bagian yang ada di helm juga berbeda-beda dari setiap jenis helm. Sedangkan jenis dari helm sendiri ada tiga macam yakni open face, half face, dan full face. Perbedaan dari setiap helm dapat terlihat secara langsung dari fisiknya. Kali ini kita akan membahas dengan lebih mendetail tentang komponen-komponen yang ada di setiap helm, terutama full face.

Bagian-Bagian Helm, Nama, dan Kegunaannya

Helm yang memiliki komponen terbaik jatuh pada full face. Full face sendiri merupakan sebutan bagi helm yang menutupi seluruh kepala sampai dengan bagian tengkuk leher. Helm ini juga memiliki pelindung dagu sekaligus mulut. Apa saja nama komponen dan fungsinya dapat Anda simak di bawah ini.

1.      Ventilasi Atas

Ventilasi di bagian atas berfungsi untuk pergantian udara yang berasal dari dalam helm agar keluar helm. Pemberian ventilasi di bagian atas diharapkan mampu membuat udara yang dihirup oleh pengemudi merupakan udara segar atau tidak pengap. Hampir semua helm full face pasti memiliki bagian ventilasi atas. Hanya model desain ventilasi atas saja yang berbeda-beda antara helm satu dengan helm lainnya.

2.      Batok Helm

Bagian ini merupakan part yang terbesar dan berguna untuk melindungi batok kepala pengendara. Materialnya dirancang secara khusus sehingga keras dan mampu melindungi kepala dari berbagai benturan yang membahayakan. Pastikan Anda memilih helm dari brand ternama sehingga kualitas batok helmnya juga baik.

3.      Air Spoiler

Bagian yang satu ini punya bentuk mirip dengan sayap. Fungsinya lebih pada peningkatan aerodinamika. Hampir sebagian besar helm dari pembalap mengikuti tren ini demi bisa meningkatkan kecepatan saat berkendara. Apalagi ketika motor dilajukan sampai dengan kecepatan 250 km/ jam maka helm tanpa aerodinamika akan terasa sangat berat. Hal ini akan berdampak buruk pada bagian leher yang cepat lelah.

Air Spoiler sangat berguna dalam membuat daya angkat lebih kecil di saat kendaraan melaju sangat kencang. Kegunaan lainnya adalah untuk mengurangi terjadinya turbulensi di bagian helm belakang. Jenis dari air spoiler sendiri ada tiga macam yakni spoiler tempel, spoiler baut, dan spoiler pabrikan.

4.      Rachet (Dudukan Kaca)

Pada helm full face juga terdapat komponen rachet. Komponen tersebut memiliki bentuk seperti dengan kuping helm. Sebagian sudah dilengkapi dengan sistem quick visor release yang berguna sebagai dudukan kaca. Selain digunakan sebagai dudukan kaca, komponen ini juga memiliki fungsi untuk mengatur bukaan kaca menjadi ¼, 1/3, atau ½.

Terdapat tuas yang dapat dipakai untuk mengatur kaca terbuka atau tutup di helm. Setiap gerakan membuka atau menutup kaca maka tuas akan melakukan penguncian sehingga pengendara dapat merasa nyaman. Semua helm full face punya fitur rachet yang tidak mudah kendor.

5.      Kaca Helm

Komponen kaca helm memiliki fungsi untuk menghindarkan benturan yang membahayakan area muka dan mata. Kaca helm juga memiliki fungsi menghindarkan debu masuk ke dalam mata pada saat kacanya ditutup. Bagian kaca ini sendiri punya banyak jenis warna seperti clear, smoke, dark smoke, iridium, dan lain-lain. Kaca clear sangat tidak nyaman dipakai pada siang hari dan pagi hari karena sinar matahari sama sekali tidak disaring oleh bagian kaca.

6.      Batang Dagu

Batang dagu memiliki nama lain sebagai chin bar. Komponen ini punya peranan guna melindungi area dagu beserta mulut. Hanya helm full face saja yang memiliki komponen batang dagu sehingga lebih mencakup pada perlindungan maksimal saat motor melaju di kecepatan tinggi.

7.      Karet List Helm

Karet di helm punya fungsi untuk memperindah tampilan estetika helm full face. Fungsi lain dari komponen ini adalah mengamankan dari pinggiran helm yang teksturnya keras. Proses penempelan dari karet list seller menggunakan cairan lem yang kuat.

8.      Logo

Setiap helm full face juga selalu memiliki desain logo tersendiri. Desain logo ini di print besar sehingga siapapun bisa melihatnya dari jarak beberapa meter. Semakin mahal image dari suatu logo biasanya menawarkan kualitas yang semakin tinggi. Dengan kata lain orang lain akan bisa tahu kualitas helm berdasarkan logonya.

9.      Nose Guard

Helm full face juga memiliki komponen nose guard. Komponennya berguna untuk melindungi hidung dari pengembunan akibat bernafas. Ketika pengembunan terjadi maka bisa membuat bagian kaca turut berembun dan tentu saja ini sangat berbahaya. Namun beberapa helm justru memilih untuk menggunakan lensa antifog akibat nose guard yang tidak terlalu berperan baik.

10.  Busa Pipi

Komponen yang satu ini berguna sebagai bantalan pipi. Bantalan pipi akan sangat berguna pada saat helm bekerja meredam benturan terutama dari area depan.

Cukup banyak bukan komponen yang terdapat di helm full face. Setidaknya sekarang kita paham bahwa setiap komponen helm punya fungsi masing-masing.


Leave a Reply

Your email address will not be published.